Contoh penggunaan Try dan Catch pada java

Disini saya memberikan sedikit contoh penggunaan Try dan Catch pada java. Fungsi try ini adalah untuk mengecek apakah ada kesalahan pada program, dan apabila terdapat kesalahan maka akan dilempar pada catch. Silakan simaka koding simple berikut ini...
import java.util.Scanner;
import java.util.InputMismatchException;
public class Soal1{
    public static void main(String[] args)
    {
        int nilaiA=0;
        Scanner input = new Scanner(System.in);
        boolean status1 = false;
        System.out.print("Masukkan nilai A : ");
        while(status1==false)
        {
            try{
                nilaiA = input.nextInt();
                status1 = true;
            }
            catch(InputMismatchException e)
            {
                System.out.println("Data salah");
            }
            finally{
                if(status1 == false)
                {
                    input.nextLine();
                    System.out.print("Masukkan nilai A : ");
                }
               else
               {
                     System.out.print("Data sukses dimasukkan");
               }
            }
        }
    }
}
pada contoh coding diatas, ini digunakan untuk mengecek validasi input yang dimasukkan. Apabila yang dimasukkan adalah karakater maka akan muncul pesan "Data salah" dan program akan meminta ulang untuk diinput kembali. Program akan sukses apabila memasukkan angka.
baca selengkapnya >>

Cara membandingkan String pada java

Kali ini saya mencoba share sedikit tentang perbandingan string pada java. Mungkin bagi teman-teman yang sudah mahir dalam pemrograman Java, maka ini sudah merupakan hal yang sangat gampang. Tetapi bagi para pemula dalam dunia programmer java, ini merupakan hal yang jadi tanda tanya. Kenapa bisa ? karena pada perbandingan string dalam bahasa pemrograman Java, tidak seperti pada bahasa pemrograman lain, misal c++, VB atau bahkan PHP. Java sepertinya memiliki aturan tersendiri untuk membuat dia berbeda dengan yang lain.
Pada umumnya, untuk membandingkan suatu string pada bahasa pemrograman lain, cukup dengan menggunakan tanda "==" (sama dengan ganda tanpa tanda kutip), misalnya pada c++, vb atau PHP cukup seperti ini :
x = "saya";
y = "kamu";
if(x == y)
{
    true;
}
Pada coding diatas, terlihat suatu perbandingan string antara x dan y. namun jika hal ini anda lakukan pada java maka ini akan mengalami masalah, dimana hasilnya tidak akan pernah sesuai dengan harapan. Lalu bagaimana cara melakukannya ?
Nah, begini cara melakukannya di java :
x = "saya"
y = "kamu"
if(x.equals(y))
{
    true;
}
Nah, sudah terlihat kan perbedaanya... itulah java, punya cara tersendiri. Kasus ini sempat membuat saya bingung ketika pertama sekali belajar java, dan hal inilah yang mendorong saya untuk men-sharenya kepada teman-teman, sekalian untuk menambah pegetahuan bagi yang masih belajar dasar-dasar java.

Semoga membantu...
baca selengkapnya >>

Contoh Insert data pada database Mysql dengan PHP

Berhubung karena saya membaca pertanyaan disalah satu forum tentang menghubungkan database Mysql dengan PHP, akhirnya saya tertarik membuat postingan tentang ini. Untuk database yang kita gunakan pada contoh ini adalah database yang sudah kita buat pada postinga ini Membuat database dan table pada mysql untuk PHP. Nah, karena database kita sudah ada, maka kita langsung aja membuat coding yang dibutuhkan.

Sekedar informasi, untuk menjalankan PHP dan Mysql pada browser, maka perlu anda pastikan bahwa XAMPP sudah terinstal dan sudah jalan pada browser anda. Apabila XAMPP sudah jalan sebagaimana mestinya maka silakan anda lanjut pada codingnya.
Pada contoh kali ini, maka kita akan mencoba meng-insert data pada database yang sudah kita buat. Nah untuk mengingatkan anda, maka nama database kita sebelumnya adalah "db_testing" dan nama table nya adalah "tbl_user" dengan 2 field didalamnya yaitu "nama" dan "passwors".

Sekarang mari kita merancang tampilan utama halaman kita, dan beri nama tambah.php.

<html>
<head>
   <title>COntoh insert</title>
</head>
</html>
<body>

<form action="masukkan.php" method="post">
Nama : <input type="text" name="nama" />
Password : <input type="text" name="pass" />
<input type="submit" name="submit" value="Simpan" />
</form>


</body> 
</html>

Untuk tulisan yang saya beri warna biru, itu adalah nama file yang akan memproses data hasil input kita untuk disimpan kedalam database kita. Nah, jika setelah selesai anda mengetik dan memahaminya, maka jangan lupa simpan dengan nama tambah.php. File ini anda letakkan kedalam folder htdocs yang terletak di :

C:\XAMPP\htdocs\

Setelah anda menyimpan filenya, maka silakan anda jalankan pada browser anda dengan mengetik :

http://localhost/tambah.php

apabila berjalan dengan normal, maka sekarang kita lanjut pada pembuat coding file masukkan.php.
Silakan anda copy coding berikut :



<?php

$namaUser = $_POST['nama'];
$passUser = $_POST['pass'];

mysql_connect("localhost","root","");
mysql_select_db("db_testing");

mysql_query("Insert into tbl_user values ('".$namaUser."','".$passUser."')");
print "Data berhasil disimpan";

?>


Penjelasanya :
<?php dan ?> merupakan awal yang menandakan bahwa script tersebut adalah PHP. Sedankan yang waran biru localhost merupakan nama host komputer kita. karena  database masih berada pada komputer local maka hostnya diberi nama localhost sedangkan apabila berada pada hosting, maka hostnya diberi nama sesuai yang didapat dari hostingan yang kita sewa.

sedangkan tulisan root itu merupakan nama user dari database kita, dan tanda kutip ganda merupakan password database kita. Disini dikosongkan karena database localhost komputer saya tidak memiliki password dan apabila komputer anda memiliki password silakan anda passwordnya diantara kutip tersebut. Sedangkan :
mysql_select_db("db_testing"); adalah nama database yang sudah kita buat sebelumnya.

Nah, untuk menguji coding diatas, maka silakan jalankan pada browser anda :

http://localhost/tambah.php

lalu tekan ENTER, setelah itu coba isi nama dan password yang anda kehendaki lalu tekan tombol "Simpan", maka akan muncul tulisan


Data berhasil disimpan

Untuk melihat apakah datanya sudah berhasil disimpan, silakan anda masuk pada database anda dengan cara mengetik :

http://localhost/phpmyadmin

lalu klik database "db_testing" lalu klik "tbl_user". Setelah anda berada pada halaman table tbl_user, silakan anda klik tombol "Browse" maka akan terlihat data yang sudah anda input tadi.

Sekian saja tutorial ini, semoga membantu.
Jika ada pertanyaan silakan anda tanyakan pada tempat dikomentar dibawah ini.
baca selengkapnya >>

Membuat database dan table pada mysql untuk PHP

Untuk membuat database menggunakan Mysql, maka yang perlu kita install di komputer PC/Laptop kita adalah software XAMPP. Anda bisa mencari XAMPP di google, karena kebetulan disini saya tidak menyediakan link download untuk software XAMPP karena link download software tersebut sangat banyak diposting diblog yang lain, anda tinggal mencarinya digoogle dengan menggunakan keyword "Download XAMPP".

Setelah anda menginstal XAMPP pada komputer PC/Laptop anda, maka pastikan PHP telah berjalan normal pada browser kesayangan anda. Caranya adalah dengan mengetik "http://localhost" -> tanpa tanda kutip. Apabila tidak ada tulisan ERROR pada browser anda, berarti anda telah berhasil mengistal alat utamanya...

Catatan : 
Bila gambarnya kurang jelas, silakan anda klik pada gambar yang ingin diperjelas untuk melihat ukuran aslinya.

Setelah terinstall, maka mari kita membuat satu contoh database. Caranya adalah, ketik dibrowser anda "localhost/phpmyadmin" (tanpa tanda kutip), maka akan tampil tampilan seperti pada gambar berikut ini :



Setalah muncul tampilan tersebut, maka kita akan membuat database kita dengan nama "db_testing" pada kolom "Create new database", setelah itu klik tombol "Create". Lihat gambar berikut ini :

 Setelah anda mengklik tombol "create" maka akan tampil tampilan seperti berikut ini :


Setelah itu, ketik nama table pada kolom "Create new table on database". Untuk contoh kali ini, maka kita beri nama tablenya adalah "tbl_user" dengan banyak field = 2 yang terdiri dari nama dan password nantinya. Lihat pada tampilan berikut ini.


Setelah anda mengisi sesuai dengan data diatas, maka sekarang klik tombol "Go" yang ada diujung, maka anda akan dibawa pada tampilan seperti dibawah ini sekaligus silakan isikan data seperti yang terdapat pada gambar dibawah :


Setelah anda selesai mengisi semua data seperti pada tampilan diatas, maka silakan anda klik tombol "SAVE" yang ada dipojok kanan bawah. Maka selesai sudahlah membuat database dengan naman "db_testing" dengan satu table yaitu "tbl_user".


Untuk menggunakannya pada php silakan anda melihat pada postingan ini :

Contoh Insert data pada database Mysql dengan PHP


Semoga membantu...
jika ada pertanyaan, silakan anda koment dibawah ini.

baca selengkapnya >>

Mengkompress file PHP untuk mempercepat loading

Keunggulan utama dari menggunakan PHP adalah Anda dapat mengkompres file PHP Anda, sehingga dapat membuat waktu untuk menampilkan website menjadi lebih cepat karena kapasitas file yang diunduh menjadi lebih kecil. Ada beberapa cara untuk melakukan ini, cara yang sampai saat ini saya gunakan adalah dengan metode kompresi ob_gzhandler.

Cara menggunakannya adalah dengan menyisipkan kode berikut pada bagian atas setiap halaman :
PHP Code:

<?php ob_start("ob_gzhandler");?>
Dalam kasus sebenarnya, kode tersebut tidak hanya sesederhana itu. Akan tetapi cukup dengan kode di atas saja Anda dapat melihat hasil perbedaan kecepatan loading website Anda dari sebelum ditambahkan kode di atas.

Selain itu, Anda dapat juga mengkompresi file CSS dan lainnya pada website Anda, sehingga dapat bekerja lebih cepat juga. Karena CSS sangat berbeda dengan PHP, Anda perlu menambahkan beberapa kode php header, berikut adalah contohnya :

PHP Code:

   <?php
   ob_start ("ob_gzhandler");
   header("Content-type: text/css");
   header("Cache-Control: must-revalidate");
   $offset = 60 * 60 ;
   $ExpStr = "Expires: " . gmdate("D, d M Y H:i:s",time() + $offset) . " GMT";
   header($ExpStr);
   ?>

Perlu diingat, setiap file CSS yang disisipkan kode PHP harus diubah namanya dalam ekstensi .php. Kemudian import file tersebut ke dalam halaman Anda dengan kode :

Code:

<link rel="<lokasi>/<nama file .php>" type="text/stylesheet"></link>

semoga bermanfaat....
Sumber : http://www.klikedukasi.com/2011/08/metode-compresing-untuk-mempercepat.html

baca selengkapnya >>

Fungsi-fungsi pada C++

Disini saya memposting beberapa fungsi-fungsi yang biasa digunakan dalam pemrograman C++. Silakan anda mempelajarinya, mudah-mudahan postingan membantu dan menambah pengetahuan teman-teman sekalian.

Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul conio.h, adalah :

1. getch ()
Fungsi getch() (get character and echo) dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan tidak akan ditampilkan di layar.

2. getche()
Fungsi getche()dipakai untuk membaca sebuah karakter dengan sifat karakter yang dimasukkan tidak perlu diakhiri dengan menekan tombol ENTER, dan karakter yang dimasukan ditampilkan di layar.

3. putch()
Akan menampilkan karakter ASCII dari nilai x ke layer monitor tanpa memindahkan letak kursor ke baris berikutnya.

4. clrscr()
Fungsi ini digunkan untuk membersihkan layar window dan memindahkan posisi kursor ke baris 1 kolom 1 (pojok kiri atas).

5. clreol()
Fungsi ini digunakan untuk membersihkan layar mulai dari posisi kursor hingga kolom terakhir, posisi kursor tiak berubah.

6. gotoxy ()
Fungsi gotoxy digunakan untuk memindahkan kursor ke kolom x, baris y.

7. wherex ()
Fungsi wherex digunakan untuk mengembalikan posisi kolom kursor.

8. wherey ()
Fungsi wherey digunakan untuk mengembalikan posisi baris kursor.

9. window ()
Fungsi window digunakan untuk mendefinisikan sebuah window berdasarkan koordinat kiri atas dan kanan bawah.




Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul iostream.h, adalah :
1. cout()
Fungsi cout() merupakan sebuah objek didalam Borland C++ digunakan untuk menampilkan suatu data kelayar.

2. cin ()
Fungsi cin() merupakan sebuah objeck didalam C++ digunakan untuk memasukkan suatu data.

3 endl
endl merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menyisipkan karakter NewLine atau mengatur pindah baris. Fungsi ini sangat berguna untuk piranti keluaran berupa file di disk.

4. ends
ends merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menambah karakter null ( nilai ASCII NOL ) kederetan suatu karakter. Fungsi ini akan berguna untuk mengirim sejumlah karakter kefile didisk atau modem dan mangakhirinya dengan karakter NULL.




math.h dan stdlib.h dipergunakan untuk prototype fungsi operasi matematika seperti : sqrt (akar kuadrat), sin, cos, tan, acos, asin, atan, atan2, cosh, sinh, tanh, exp, prexp, ldexp, log, log10, modf, pow, ceil, fabs, fmod. Berikut penjelasannya :
1. Sqrt()
Digunakan untuk menghitung akardari sebuah bilangan. Bentuk umum : sqrt(bilangan);

2. Sin(), cos(), tan()
Masing-masing digunakan untuk menghitung nilai sinus, conisius dan tangens dari suatu sudut. Bentuk umum:
Sin(sudut);
Cos(sudut);
Tan(sudut);

3. Max()
Digunakan untuk menghitung hasil pembagian dan sisa pembagian. Bentuk umum : max(bilangan1, bilangan2);

4. Min()
Digunakan untuk menentukan bilangan terkecil dari dua buah bilangan. Bentuk umum : min(bilangan1, bilangan2).


Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul stdio.h, adalah :
1. printf()
Merupakan fungsi keluaran yang paling umum digunakan untuk menampilkan informasi kelayar.
Bentuk Penulisan :
printf("penentu format", argumen-1, argumen-2, …);

2. puts()
Perintah puts() sebenarnya sama dengan printf(), yaitu digunakan untuk mencetak string ke layar. puts() berasal dari kata PUT STRING.
Perbedaan antara printf() dengan puts() adalah :
printf() puts()
Harus menentukan tipe data untuk data tring, yaitu %s Tidak Perlu penentu tipe data string, karena fungsi ini khusus untuk tipe data string.
Untuk mencetak pindah baris, memerlukan notasi ‘ \n ‘ Untuk mencetak pindah baris tidak perlu notasi ‘ \n ‘, karena sudah dibeikan secara otomatis.

3. putchar()
Perintah putchar() digunakan untuk menampilkan sebuah karakter ke layar. Penampilan karakter tidak diakhiri dengan pindah baris.

4. fprintf()
Digunakan untuk mencetak semua jenis tipe data ke printer dan secara otomatis memberikan efek perpindahan baris.

5. fputs()
Digunakan untuk mencetak tipe data string ke printer

6. fputc()
Digunakan untuk mencetak tipe data karakter ke printer

7. scanf()
Fungsi pustaka scanf() digunakan untuk menginput data berupa data numerik,
karakter dan string secara terformat.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemakaian fungsi scanf() :
Fungsi scanf() memakai penentu format
Fungsi scanf() memberi pergantian baris secara otomatis
Fungsi scanf() tidak memerlukan penentu lebar field
Variabelnya harus menggunakan operator alamat &
Bentuk umum fungsi scanf():
“ penentu format “, &variabel
Penentu format : kode format untuk konversi data
& : Operator untuk pointer, yang digunakan untuk penempatan alamat dari nilai variabel di memori.
variabel : variabel yang akan menampung nilai yang dimasukkan Penentu Format scanf()

8. gets()
Fungsi gets() digunakan untuk memasukkan data bertipe karakter dan tidak dapat digunakan untuk memasukkan data numerik. Penulisan fungsi gets() harus diakhiri dengan penekanan tombol enter. Fungsi gets() akan menyebabkan kursor secara otomatis akan pindah baris, fungsi gets() tidak memerlukan penentu format.
Perbedaan scanf() dengan gets()
scanf() gets()
Tidak dapat menerima string yang mengandung spasi atau tab dan dianggap sebagai data terpisah Dapat menerima string yang mengandung spasi atau tab dan masing dianggap sebagai satu kesatuan data.

9. getchar()
Fungsi getchar() digunakan untuk membaca data yang bertipe karakter, penggunaan fungsi getchar harus diakhiri dengan penekanan tombol enter. Karakter yang dimasukkan akan terlihat pada layar dan pergantian baris akan dilakukan secara otomatis tanpa penekanan tombol enter. Fungsi getchar tidak menggunakan argument, tetapi langsung memberikan hasil karakter yang dimasukkan.


Untuk beberapa fungsi rutin umum : konversi dll
Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul stdlib.h

1. Atof()
Digunakan ntuk mengkonversi nilai string menjadi bilangan bertipe double.
Bentuk umum : atof(char x);

2. Atoi()
Digunakan untuk menghitung hasil pembagian dan sisa pembagian.
Bentuk umum : div_t div(int x, int y)

3. Pow()
Digunakan untuk pemangkatan suatu bilangan.
Bentuk umum : pow(bilangan, pangkat).


untuk mengguakan manipulator, Manipulator pada umumnya digunakan untuk mengatur tampilan layer
Fungsi-fungsi pustaka yang umum digunakan untuk menampilkan hasil yang prototype-nya berada di file judul iomanip.h
1. dec, oct dan hex
dec, oct dan hex merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menampilkan data dalam bentuk desimal, oktal dan hexadesimal.

2. setprecision ()
Fungsi setprecision() merupakan suatu fungsi anipulator yang digunakan ntuk mengatur jumlah digit desimal yang ingin ditampilkan. Fungsi ini biasa pada fungsi cout().

3. setbase (int n)
Fungsi setbase () merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengkonversi ke bilangan basis n (n= 8, 10 atau 16)

4. setw(int n)
Fungsi setw(int n) merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengatur lebar field (spasi) untuk suatu nilai sebesar n karakter

5. setfill(int c)
Fungsi setfill(int c) merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menyetel karakter pemenuh berupa c

6. setiosflags(long f)
Fungsi setiosflags()merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menyetel format yang ditentukan oleh f

7. resetiosflags(long f)
merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk menghapus format yang ditentukan oleh f


Untuk operasi string
1. Strcpy()
Berfungsi untuk menyalin suatu string asal ke variablel string tujuan.
Bentuk umum : strcpy(var_tujuan, string_asal);

2. Strlen()
Berfungsi untuk memperoleh jumlah karakter dari suatu string.
Bentuk umum : strlen(tujuan, sumber);

3. Strupr()
Digunakan untuk mengubah setiap huruf dari suatu string menjadi huruf capital.
Bentuk umum : strlupr(string);

4. Strcmp()
Digunakan untuk membandingkan dua buah string.
Hasil dari fungsi ini bertipe integer dengan nilai: Negative, jika string pertama kurang dari string kedua. Nol, jika string pertama sama dengan string kedua Positif, jika string pertama lebih besar dari string kedua
Bentuk umum : strcmp(string1, string2);

5. strupr()
Digunakan untuk mengubah huruf menjadi capital
Bentuk umum : strupr(string)

6. strlwr()
Digunakan untuk mengubah huruf menjadi kecil semua
Bentuk umum : strlwr(string)

7. strcmp()
Digunakan untuk membandingkan dua string
Bentuk umum : strcmp (string1, string2)

8. strcat ()
Digunakan untuk menggabungkan string
Bentuk umum : strcat(string1,string2)


Untuk operasi karakter
1. islower()
Fungsi akan menghasilkan nilai benar (bukan nol)jika karakter merupakan huruf kecil.
Bentuk umum : islower(char);

2. isupper()
Fungsi akan menghasilkan nilai benar(bukan nol) jika karakter merupakan huruf capital.
Bentuk umum : isupper(char);

3. isdigit()
Fungsi akan mengahsilkan nilai benar(bukan nol) jika karakter merupakan sebuah digit.
Bentuk umum : isdigit(char);

4. Tolower()
Fungsi akan mengubah huruf capital menjadi huruf kecil.
Bentuk umum : tolower(char);

5. Toupper()
Fungsi akan mengubah huruf kecil menjadi huruf capital.
Bentuk umum : toupper(char);
Digunakan untuk mencetak tipe data string ke printer 
baca selengkapnya >>